Adab Santri #10: Adab Santri Terhadap Teman Bagian 1 – Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA

Adab Santri #10: Adab Santri Terhadap Teman Bagian 1 – Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA


Adab Santri Dengan Teman-temannya.


1. Saling tolong menolong.

Karena menuntut ilmu adalah kebaikan, maka harus tolong-menolong dalam kebaikan.

Umar bin khotob dan tetangganya dari golongan anshor aus ibnu khouli. umar dan aus saling bergantian dalam menuntut ilmu di majelis Rasulullah. Satu hari satu hari bergantian, karena harus bekerja.

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ


… Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya.

-Sura Al-Ma’idah, Ayah 2


Diatara bentuk kerjasama antara santri adalah kerjasama dalam menghadapi musibah.

misal ada santri yang kekurangan dari sisi biaya maka para santri saling membantu.

kisah umar ibnu hafs, kami dahulu belajar bersama muhammad bin ismail (imam bukhori) belajar ilmu hadits di bashroh. kami kehilangan imam bukhori selama berhari-hari, maka kami cari sampai ketemu dan kami dapati beliau dalam sebuah rumah dan tidak memakai pakaian karena beliau kehabisan bekal dan menjual semua bajunya.

maka kamipun mengumpulkan uang untuk membelikan baju imam bukhori. kemudian setelah itu imam bukhori berangkat lagi untuk menuntut ilmu hadits.

Diantara bentuk taawun adalah membiayai seseorang yang sedang belajar atau mengajar.

Rofi beliau adalah ahli ibadah dan saudagar. imam abu ihsak dan abu ya’la bisa belajar dan mengajar berkat bantuan rofi.

Termasuk taawun adalah santri yang sudah paham membantu santri yang belum paham.

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *