Adab Santri #8: Adab Santri Terhadap Guru Bagian 4 – Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA

Adab Santri dan Adab Penuntut Ilmu: Adab Santri Terhadap Guru Bagian 4

Berikut adalah penjelasan adab dan akhlak santri atau adab dan akhlak penuntut ilmu terhadap guru, bagaimana adab santri terhadap habaib atau adab terhadap ustadz atau adab terhadap syeikh.

Sabar terhadap perilaku guru yang kurang baik. jangan sampai menghalangi untuk menuntut ilmu. karena guru kita punya kelebihan dan kekurangan. Apabila melihat kesalahan perilaku guru maka kita hendaknya memberikan toleransi. dan mendoakan guru tersebut.

Maka hasilnya murid akan membuat guru tetap menyayangi murid.

Barang siapa tidak mau menahan diri dari sulitnya menuntut ilmu maka dia akan merasakan sulitnya kebodohan.

Apa yang kalian ketahui dari keburukan kami para guru jangan menghalangi untuk menerima yang terbaik dari ilmu yang kami berikan.

kisah dalam kitab karya imam al baghdadi. kisah seorang ahli hadits al akhmasy. beliau adalah pribadi yang unik, seorang tunanetra yang tidak tahan terhadap murid yang bandel.

imam akhmasy tidak suka jika ada murid yang duduk disamping kanan dan kiri. jika ada maka beliau akan menghentikan kajian dan pergi. murid-muridnya berkata ada murid yang sering bikin jengkel yang selalu duduk disamping. al akhmasy dengan sengaja selalu meludah kesamping tempat duduk murid tersebut. namun murid tersebut bersabar.

berterima kasih kepada guru dan minta maaf jika ada kesalahan.

kita harus berterima kasih karena guru banyak memberi ilmu baik dalam ilmu syari atau yang lain. dan ketika guru mengingatkan pada kesalahan kita.

jika guru menyampaikan materi yang sudah kita ketahui maka hendaknya seorang murid harus menampakkan seolah dia belum tau.

Adab dan Akhlak Islam dalam menuntut ilmu berikutya adalah

Adab 4, Tidak sibuk sendiri ketika belajar.

Dari ibnu Abbas, Rasulullah sebelumnya tidak memakai cincin. beliau berkata disebuah majelis, cincin ini menyibukkan aku dari kalian. karena aku bergantian melihat cincin dan kalian. kemudian Rasulullah tidak memakai cincin tersebut ketika dalam majelis dengan para sahabat.

Hendaknya seorang murid sopan dihadapan gurunya. duduk dengan baik dan jangan memotong pembicaraan guru.

Ilmu tidak akan didapatkan kecuali dengan sikap tawadhu.

Dalil surat al kahfi antara nabi musa dan nabi khidir.
ketika nabi khidir mengatakan untuk jangan banyak bertanya namun nabi musa tidak sabarndan terus bertanya.

Seringkali seorang murid tidak sabar bertanya padahal materinya akan disampaikan oleh guru.

imam arrohib berkata, ketika seorang murid terhadap gurunya harus seperti tanah yang gembur yang dapat menerima air hujan dan menyerap sebanyak mungkin air.

dalil, sesungguhnya Al Quran itu menjadi pengingat bagi yang punya hati dan mendengarkan dengan baik. surat qof ayat 37.

Belajar ibarat bercocok tanam, harus dipersiapkan lahan yang bagus dan subur untuk ditanam bibit unggul. lahan adalah hati kita. jika hati kita keras maka ilmu tidak akan masuk. sebagaimana bibit unggul tidak akan tumbuh dilahan yang keras.

Kisah disampaikan imam dzahabi tentang imam abdurrahman bin mahdi sudah mengajar tidak ada muridnya yang berbicara danntidak ada yang meraut pena. Dan tidak ada yang berdiri.

Pemateri: Abdullah Zaen, Lc., MA

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *